H.I.D.U.P

Jumat, 20 April 2012 - Diposting oleh Anggraeni Hana Novalita di 01.27
Hidup memang selalu belajar....

Belajar menyayangi
Belajar disayangi
Belajar mencintai
Belajar dicintai
Belajar menyakiti
Belajar disakiti
Belajar memahami
Belajar dipahami
Belajar memaafkan
Belajar meminta maaf
Belajar arti kehilangan
Belajar arti mempunyai
Belajar mengerti
Dan...
Belajar dimengerti


Saat ini ,
aku sedang belajar mengerti
aku sedang belajar dimengerti
aku sedang belajar meminta maaf
aku sedang belajar memaafkan
Dan bahkan...
Saat ini, aku sedang belajar arti kehilangan

Tapi...
aku yakin
disetiap palajaran ini ada satu hal yang akan membuaat aku tahu apa arti HIDUP sebenarnya....

Bahaya Iri Hati dan Dengki bagi Sebuah Persahabatan serta Persaudaraan

Rabu, 18 April 2012 - Diposting oleh Anggraeni Hana Novalita di 22.34
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Jauhi iri hati dan dengki diantara kita
Jauhi iri hati dan dengki diantara kita
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَى مَا آتَاهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ
“Ataukah mereka (orang-orang Yahudi) dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang telah Allah berikan kepadanya?”
(An-Nisa’: 54)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
وَلاَ تَحَاسَدُوا“
Janganlah kalian saling iri dan dengki.”
(HR. Muslim)
Dalil-dalil di atas menunjukkan haramnya hasad (iri dan dengki). Oleh karena itu, wajib bagi setiap muslim untuk bersungguh-sungguh menjaga dirinya dari penyakit tersebut, serta khawatir dirinya akan terjatuh padanya. Juga senantiasa berupaya membersihkan diri darinya. Karena hasad itu sangat tersembunyi di dalam jiwa, sewaktu-waktu bisa muncul dan membinasakan dirinya bahkan bisa menghancurkan persahabatan dan persaudaraan yang telah terjalin. Sehingga dari iri hati dan dengki itu, akan melahirkan sifat su’udzan (buruk sangka) terhadap orang lain. Sehingga pada titik lemahnya, dia pun akan berbuat fitnah terhadap siapapun yang dia merasa iri dan dengki terhadapnya terlebih dia mempunyai kepentingan karena merasa tersaingi….naudzubillahi min dzalik. Dan itu bisa dan telah terjadi diantara kita sebagai sahabat sendiri….Astaghfirullah al Adzim.

Oleh karena itulah, kebanyakan orang menolak (tidak mau menerima) kebenaran apabila orang yang membawa kebenaran itu adalah orang yang dianggap sederajat dengannya. Padahal dia akan menerima kebenaran tersebut kalau yang menyampaikan adalah gurunya atau orang yang lebih tinggi darinya.
Abu Hatim Ibnu Hibban rahimahullahu berkata:
“ Kebanyakan hasad (iri dan dengki) itu terjadi di antara aqran (orang-orang yang seumur, sekelas, seprofesi). Orang-orang yang sama profesinya, seperti para penulis, tidak akan hasad kepadanya kecuali para penulis juga. Sebagaimana para hafizh itu tidak akan hasad kepadanya kecuali para hafizh pula. Dan seseorang tidak akan mencapai suatu kedudukan dari berbagai kedudukan dunia kecuali dia pasti akan mendapati orang yang membenci dirinya karena kedudukan tersebut (karena iri dan dengki kepadanya). Maka, orang yang hasad adalah lawan yang senantiasa berusaha menentang.”
(Raudhatul ‘Uqala, hal. 136)
Asy-Syaukani rahimahullahu berkata:
“Di antara sebab yang menghalangi seseorang bersikap inshaf (adil dan ilmiah) adalah apa yang terjadi di antara orang-orang yang berlomba-lomba mendapatkan keutamaan di antara aqran (selevel). Hal itu terjadi pula dalam urusan kepemimpinan dunia maupun agama. Maka apabila setan telah mengembuskan (api hasad) pada dirinya, persaingan pun semakin sengit, sampai pada suatu tingkatan yang bisa menjerumuskan masing-masingnya untuk menolak segala sesuatu yang dibawa oleh lawannya (walaupun berupa kebenaran yang sangat jelas).
Dalam perseteruan ini, sungguh kita menyaksikan dan mendengarkan peristiwa-peristiwa yang mengherankan yang dilakukan oleh segolongan orang-orang yang berilmu layaknya perbuatan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak beriman. Mereka menolak kebenaran yang dibawa pihak lawannya serta membantah dengan cara yang batil.”
(Adabuth Thalib, hal. 91-92)
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullahu berkata: “Kesimpulannya, hasad adalah akhlak yang tercela. Yang sungguh memprihatinkan adalah bahwa kebanyakan hasad tersebut terjadi di antara para ulama dan thalabatul ilmi (penuntut ilmu). Terjadi pula hasad di antara para pedagang. Orang-orang yang memiliki profesi yang sama akan hasad terhadap orang-orang yang seprofesi dengannya. Namun yang paling memprihatinkan adalah hasad di antara para ulama lebih dahsyat. Hasad di antara para penuntut ilmu juga lebih dahsyat. Padahal semestinya orang-orang yang berilmu adalah orang yang paling jauh dari penyakit ini. Mereka mestinya adalah orang yang paling baik akhlaknya.
(Kitabul ‘Ilmi, hal. 74)
Al-Allamah Abdurrahman Al-Mu’allimi rahimahullahu berkata:
“ Hasad itu hakikatnya adalah apabila orang lain yang menerangkan kebenaran, maka dia (orang yang dalam hatinya ada iri dan dengki) menganggap bahwa bila dia meyakini kebenaran tersebut berarti dia mengakui kelebihan ilmu dan keutamaan orang itu, serta mengakui kebenaran yang ada pada diri orang tersebut. Sehingga akan semakin membesarkan kewibawaannya di mata umat. Barangkali orang yang mengikuti dia akan semakin banyak. Sungguh engkau akan dapati sebagian orang yang berambisi menyalahkan orang lain adalah dari kalangan ulama, walaupun dengan cara yang batil sekalipun. Hal itu terjadi karena kedengkiannya dan upaya menjatuhkan kedudukannya di mata umat. Kebanyakan terjadinya saling iri dan dengki itu adalah di antara orang-orang yang seusia, sederajat, seprofesi, atau sekelas (agran dari kalangan penuntut ilmu).”
(At-Tankil, 2/190)
Makna Hidup
*** Belajar Memaknai Arti Hidup dan Kehidupan ***
http://maknahidup.blogdetik.com/2011/07/03/bahaya-iri-hati-dan-dengki-bagi-sebuah-persahabatan-serta-persaudaraan/

Jadual Waktu Anggota Badan Manusia

Selasa, 17 April 2012 - Diposting oleh Anggraeni Hana Novalita di 23.28
Setiap perkara di alam ini ada turutan atau jadual yang disusun supaya semuanya dapat berjalan dengan lancar dan teratur. Misalnya umat Islam ada jadual waktu solat, murid sekolah ada jadual pembelajaran, perjalanan keretapi ada jadual tiba dan bertolak.

Anggota badan manusia juga tidak ketinggalan mempunyai jadual yang tersendiri. Berikut adalah jadual am anggota badan yang tertentu;

badan manusia
Awal Pagi

3:00 am - 5:00 am

Paru-paru - Ini adalah waktu terbaik untuk bangun dari tidur. Ketika ini terdapat lebih banyak kandungan ozon di udara. Ini akan memberi satu sumber tenaga yang baru jika mengamal latihan pernafasan, yoga serta bertakafur. Mereka yang mempunyai asma tidak patut tidur waktu ini dan boleh merasai kesukaran bernafas.

Pagi

5:00 am - 7:00 am

Usus Besar - Mereka yang bangun tidur pada waktu ini tidak akan menghadapi masalah sembelit. Jika menbuang air besar dan mandi dengan air sejuk diselesaikan dalam waktu ini, masalah kegugupan boleh dihindarkan.


7:00 am - 9:00 am

Perut - Sarapan patut diambil dalam tempoh masa ini.

9:00 am - 11:00 am

Limpa - Tidak minum dan makan waktu ini walaupun setitik air. Jika makan pada waktu ini akan mengakibatkan suhu badan meningkat, menambahkan keletihan dan mengurangkan tahap pencernaan. Ini lebih terserlah pada pengidap diabetes yang akan merasa kegigilan dan mengantuk.

Tengahari

11:00 am - 1:00 pm

Jantung - Hanya air sahaja yang diambil pada ketika ini. Tidak sepatutnya melakukan kerja berat atau tidur di masa ini. Jika tidak lebih karbon dioksida akan bercampur dengan oksigen. Ini akan meningkat kemungkinan terkena serangan jantung, lumpuh atau kesakitan badan. Kebiasaannya pihak hospital akan lebih berjaga-jaga pada waktu ini kerana pesakit jantung dan diabetes berkemungkinan diserang sakit jantung berbanding pada waktu lain.

Petang

1:00 pm - 3:00 pm

Usus kecil - Makan tengahari pada waktu ini. Selepas itu duduk tutup mata untuk rehat selama 5 minit. Elakkan dari tertidur.

3:00 pm - 5:00 pm

Pundi Kencing - Sesuai untuk mengambil minuman seperti jus buah atau teh.

Senja

5:00 pm - 7:00 pm

Buah Pinggang - Ini adalah masa untuk bersantai dan rehat dari kerja harian. Jika tidak akan memudaratkan ginjal dan jangkitan salur kencing.

Malam

7:00 pm - 9:00 pm

Dinding Jantung - Makan malam patut diambil pada waktu ini. Jika tidak akan menimbulkan getaran atau sakit di dada.

Lewat Malam

9:00 pm - 11:00 pm

Ini adalah masa untuk mengembalikan semula tenaga organ-organ yang bekerja sejak pagi. Oleh itu sebaiknya waktu ini seseorang itu hendaklah baring dan bersedia untuk tidur. Elakkan dari membaca buku, menonton tv atau bekerja.

Tengah Malam

11:00 pm - 1:00 am

Empedu - Waktu tidur. Jika masih berjaga akan menyebabkan badan kekurangan tenaga untuk bekerja di hari esoknya.

Awal Pagi

1:00 am - 3:00 am

Hati - Waktu tidur lena. Jika tidak akan memberi kesan kepada penglihatan dan badan lesu.


Begitulah secara ringkas jadual waktu badan manusia. Tidak pasti pula sejauh mana kebenarannya tetapi bolehlah jadikan ini sebagai panduan am kehidupan seharian. Jika ada pembaca yang mengetahui asal-usul maklumat ini, dapatlah kiranya berkongsi sumbernya di sini.

Ibu Kita dan Kita Sebagai Ibu

Diposting oleh Anggraeni Hana Novalita di 23.13
  • Lapangnya masa kita ada kaitan dengan keberkatan hidup kita. Kita adalah di bawah siksa Allah bila ada masa untuk buat benda tidak baik tetapi tidak ada masa nak buat yang baik.
  • Jika kita tak pernah kecukupan duit maksudnya kita disiksa Allah.
  • Setitik air mata ibu jatuh, 10 kebajikan anak hilang. Oleh itu ibu-ibu jangan jatuhkan air mata dan anak-anak jangan buat ibu jatuhkan air mata. Menangislah kerana anak berjaya dan bukan sedih kerana angkara anak.
  • Kalau balik tengah malam, buka lampu tengok dan tatap muka ibu, sebab wajah orang tidur akan menampakkan segalanya.